Menu

Venom Indonesia

prime-suspension

Tanggapan Venom Audio Terhadap Maraknya E-Commerce

Tanggapan Venom Audio Terhadap Maraknya E-Commerce

Jakarta, ModifiSexy.com – Seiring perkembangan teknologi internet proses transaksi jual beli kini mulai bermutasi menjadi serba online dalam bentuk E-Commerce, sebut saja blibli, tokopedia, olx, bukalapak, lazada dan lain-lain. Sayangnya kemajuan ini dimanfaatkan sebagian produsen atau pemilik merk dagang untuk langsung direct ke konsumen atau user.

Secara profit memang lebih menguntungkan, karena memangkas proses distribusi. Cara dagang lewat E-Commerce juga minim resiko pembayaran macet, karena sistem pembayaranya transfer tunai atau kredit melalui bank.Imbasnya justru retailer tradisional yang terpukul, seperti toko ataupun dealer.

Bagaimana untuk produk car audio?. barang audio mobil tergolong barang teknis sehingga membutuhkan jasa installasi, baik yang sifatnya craftsmanship ataupun tuning. Namun tetap saja banyak toko audio mengeluhkan banyaknya konsumen yang sudah bawa barang sendiri hasil belanja di E-Commerce, sehingga toko kerap sekali susah menjual barang atau takut untuk menyetok barang.

Bagaimana tanggapan Irwan Kusuma selaku pemegang brand Venom audio menanggapi Venomena E-Commerce ini, berikut petikan wawancaranya :

Apa tanggapan Venom terkait maraknya E-Commerce, sehingga konsumen beralih membeli dari ritel tradisional kini mulai ke online?

Yang pasti gini ya, perkembangan zaman dan teknologi tidak bisa kita pungkiri. Itu bukan dibisnis aksesoris saja semua bisnis sama. Cuma diaksesoris masih ada cela, “kamu beli kebanyakan kamu tidak bisa pasang sendiri jadi harus menggunakan jasa dealer, nah itu yang akan kita manfaatkan”. Dengan membawa barang ke dealer untuk install, itu juga ada jasanya.

Cuma kalau langsung beli barang ke dealer, punya kelebihan jasa dan garansi terjamin. Kalau beli Venom di online, konsumen beli buat apa, bisa pasang sendiri nggak?. Dia harus pergi ke toko part audio dan akan di charge jasa install. Jadi trik-trik itu masih bisa kita mainkan di aksesoris.

Kebanyakan dealer takut belanja, karena konsumen bawa barangnya sendiri hasil belanja lewat E-Commerce?

Kita tidak terlalu pusing, toko-toko juga sudah tau, memang kita tidak bisa lari dari perkembangan teknologi. Cuma dari sisi toko, saya selalu kasih edukasi, kalau beli barang sama saya kelebihannya apa saja, kalau toko yang belanja lewat online dan ada terjadi kerusakan sama barangnya, saya tidak bisa servis, “kamu belinya sama siapa, balikin kesana”.

Bagaimana Tanggapan Tentang Produsen atau Importir yang memasarkan langsung di E-Commerce ?

Oh, saya tidak dagang langsung. Kalau di Venom tidak berdagang langsung enggak tau kalau mereka yang lain, berarti dia sudah memutus mata rantai tengah. Berarti mereka harus terima resikonya, dan itu membahayakan perekonomian Global. Bahaya, banyak lagi orang yang tidak mau buka di toko seperti Kemayoran, itu bahaya. Semua pasang dirumah aja nantinya.

By:Riyan